Minggu, 08 Mei 2016

Kiat Menghadapi Wawancara Kerja



1)      Mempelajari dengan baik dan detail info yang anda berikan/tuliskan dalam surat lamaran dan daftar riwayat hidup. Karena biasanya saat wawancara, interviwer akan membawa serta surat lamaran dan daftar riwayat hidup/CV anda sebagai panduan. Jadi, jangan sampai jawaban anda tidak sesuai dengan apa yang anda tulis. Untuk itu, pikirkan baik-baik dan jujur saat anda menulis surat lamaran dan CV. 
2)      Pelajari atau ingat-ingat apa yang pernah ditanyakan dalam wawancara yang pernah anda lakukan sebelumnya. Ini memberikan anda gambaran tentang diri anda sendiri dan mempersiapkan diri anda jika muncul pertanyaan yang sama. ”Ingat, hanya keledai bodoh yang terperosok dua kali pada lubang yang sama.”
3)      Mengumpulkan sebanyak mungkin informasi terkait dengan perusahaan yang dituju, terutama melalui internet dan mungkin media yang lain. Usahakan untuk membuat satu pertanyaan terkait dengan perusahaan berdasarkan informasi yang anda dapatkan. Ini menunjukkan anda tertarik dengan perusahaan dan telah melakukan persiapan yang baik. Jangan sampai anda nampak seperti orang tersesat, hendak memasuki perusahaan baru dimana anda sendiri tidak tahu mengenai perusahaan itu. Aneh kan?
4)      Pastikan anda datang 30 menit sebelum wawancara dimulai dan jangan lupa sarapan sebelum berangkat karena biasanya sesi wawancara memakan waktu lama dan mengantri, bawa minum sendiri, shalat duha sebelum berangkat untuk anda yang muslim, mohonlah restu kedua orang tua terutama ibu, karena doa ibu adalah suara Tuhan. Ini penting, agar anda lebih siap dan rileks menghadapi wawancara. Jangan sampai anda stress di awal karena datang terlambat, hilang konsentrasi karena perut lapar, dan sebagainya. Selain itu, tak ada salahnya anda juga banyak-banyak bersedekah sebelumnya, siapa tahu semakin banyak orang mendoakan anda, maka jalan anda mendapatkan pekerjaan semakin mulus.
5)      Siapapun anda, sebanyak dan sehebat apapun saingan anda, ingatlah kita semua manusia, siapapun bisa melakukan kesalahan. Yang terpenting, jangan diri anda yang melakukan kesalahan itu. Ini penting, karena banyak dari kita kalah sebelum bertanding, nyali kita mendadak ciut ketika melihat saingan kita nampak begitu meyakinkan, lulusan dari universitas terkenal, dia bilang wawancaranya gampang, dll. ”Bukankah anda akan lebih hebat jika mampu mengalahkan mereka-mereka yang nampak hebat di mata anda itu ?”
6)      BERDOALAH semoga diberi kemudahan dan kelancaran dalam wawancara. Karena tidak sedikit orang yang diterima kerja justru bukan karena hasil wawancaranya yang baik atau prestasinya, namun karena keberuntungan. Contoh nyata, Cahya teman sekantor saya, diterima sebagai CPNS bukan karena hasil tes tertulis ataupun wawancaranya yang brilian, tetapi karena saat itu satu-satunya saingan dia yang sebenarnya lebih berpeluang diterima, justru tidak datang saat sesi wawancara, artinya ia mendadak menjadi kandidat tunggal. Seperti kita ketahui bersama, doa adalah senjata ampuh yang tak terlihat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar