Minggu, 08 Mei 2016

Pertanyaan apa saja yang sering ditanyakan para interviewer ? (Bagian 1)



1.      Bagaimana anda menggambarkan diri anda sendiri? Atau ceritakan tentang diri anda!
  • Ceritakanlah tentang diri anda, tetapi bukan kisah hidup anda.  
·         Berikan penjelasan singkat, seperti tentang keluarga, riwayat pendidikan, target jabatan yang ingin dicapai, pengalaman pada bidang pekerjaan yang anda lamar dan latar belakang pendidikan yang berhubungan dengan posisi yang anda inginkan, kemampuan/ keahlian yang dimiliki dan relevan dengan bidang pekerjaan yang dilamar.
Contoh respon; saya Arief Nugroho, anak kedua dari lima bersaudara, saya lahir di Cilacap 15 Desember 1985, orang tua saya seorang karyawan swasta, saya menamatkan sekolah dasar di Lampung, sekolah menengah di Lampung dan sekolah menengah atas di Purwokerto. Kemudian menamatkan pendidikan tinggi di Universitas Jenderal Soedirman, jurusan Kesehatan Masyarakat, spesifikasi dibidang keselamatan dan kesehatan kerja, saya pernah mengikuti beberapa pelatihan, seperti ahli K3 umum, Teknik Isolasi serta pengalaman magang di perusahaan pertambangan batu bara di Kalimantan Selatan. Saya mampu menyusun JSA, HIRA, menguasai teknik investigasi insiden, menyampaikan safety talk, memberikan induksi pada pegawai baru dan lain-lain.
2.      Dari mana anda tahu ada lowongan di perusahaan ini?
Proaktif. jangan mengatakan dari pihak kedua atau ketiga.
Contoh respon; saya mendapatkan informasi lowongan pekerjaan di perusahaan ini dari surat kabar atau internet misalnya.
3.      Kenapa anda melamar di perusahaan ini?
  • Jangan menjawab, karena belum dapat kesempatan di perusahaan lain. Itu bunuh diri namanya.
  • Usahakan jawaban anda menyiratkan bahwa perusahaan tersebut adalah perusahaan yang sukses,  solid dan anda memiliki harapan dapat bergabung di perusahaan tersebut.
Contoh respon; karena lowongan pekerjaan yang perusahaan tawarkan sangat sesuai dengan keahlian yang saya miliki, kemudian setelah saya membaca profil perusahaan ini di internet, saya rasa perusahaan ini cukup sukses dan rasanya saya dapat mengembangkan diri saya disini.
4.      Apa kelebihan yang anda miliki?
  • Ceritakan kelebihan anda yang relevan dengan bidang pekerjaan yang anda lamar dan kemungkinan tidak dimiliki oleh kandidat lain.
Contoh respon; jika anda sarjana akuntansi maka ceritakan jika anda pernah mengikuti pelatihan brevert A atau B sehingga memiliki kemampuan dalam perpajakan dan dibuktikan dengan adanya sertifikat. Bisa juga anda menambahkan kemampuan dibidang lain yang benar-benar anda kuasai dan mampu menunjang pekerjaan anda nantinya, seperti kemampuan mengopersikan komputer program-program tertentu, kemampuan bahasa asing, kemampuan presentasi, kemampuan memimpin organisasi dan sebagainya.
5.      Apa kelemahan anda?
          Ungkapkan kelemahan anda sebagai suatu hal yang positif.
Contoh respon; "Saya terkadang tidak sabar dan hal itu membuat saya bekerja menjadi berlebihan.”
" Ketika saya sedang asyik bekerja, saya biasanya lupa untuk beristirahat.”
”Karena saya perfeksionis. Saya selalu menemui kesulitan dalam hal bekerjasama untuk menyelesaikan suatu pekerjaan, karena saya khawatir orang lain tidak dapat menyelesaikannya sebaik saya.“
Kemukakan kelemahan anda dalam suatu bidang dan juga berikan penyelesaiannya: "Saya mempunyai masalah dengan pengucapan, jadi saya terbiasa membawa kamus sebagai pegangan."
Berikan alasan yang sederhana kepada pewawancara bahwa tidak ada kelemahan anda yang akan membuat hasil pekerjaan anda tidak maksimal.
Beri pernyataan bahwa kelemahan anda itu adalah suatu kesalahan dan anda telah belajar dari kesalahan itu dan telah belajar untuk mengatasinya.
 “kadang saya memang pelupa, tetapi beberapa waktu ini sudah membaik karena saya selalu mencatat segalanya di buku agenda”. Atau “saya sering kesal kalau kerja dengan rekan yang lamban, tetapi sebisanya kami berdiskusi bagaimana caranya menyelesaikan kerja dengan lebih cepat”.
 6.      Pernahkah anda mempunyai konflik dengan pimpinan atau pengajar anda?
Pewawancara akan melihat apakah anda adalah seseorang yang berkualitas atau calon pegawai yang biasa-biasa saja. Hati-hati, jangan sampai jatuh ke dalam jebakan. Jangan terlalu sentimentil atau terbawa perasaan, sehingga anda menceritakan semua masalah yang pernah terjadi dengan pimpinan atau pengajar.
Dan jika anda benar-benar TIDAK pernah mempunyai masalah, ceritakan bagaimana mengatasi jika anda bertemu dengan masalah. Pewawancara hanya ingin mengetahui sikap anda ketika nantinya dalam pekerjaan ternyata terjadi masalah dengan pimpinan.
Contoh respon: “Pernah, tetapi biasanya jika ada sesuatu yang tidak pas/ada masalah, saya selalu mengajak diskusi secara langsung dengan yang bersangkutan agar masalah tidak berlarut-larut. Dan sejauh ini yang saya rasakan, cara tersebut sangat efektif.” 
7.      Kenapa IPK anda tidak terlalu tinggi?
Jangan menyangkalnya dan membuat-buat alasan, seperti ”Dosennya sih pak yang sentimen sama saya, jadi saya dikasih D”.
Respon anda akan dapat mengubah nilai anda sebagai calon pegawai.
Contoh respon; ”semasa kuliah saya sangat aktif berorganisasi sehingga sedikit banyak mempengaruhi nilai saya, namun dengan itu saya memiliki pengalaman yang banyak mengenai berorganisasi.”
”Saya bekerja sambilan semasa kuliah yang membuat nilai saya turun, namun hal itu membuat saya mempunyai pengalaman tentang pekerjaan.”
Ungkapkan bahwa anda membuat beberapa kesalahan dan anda telah belajar dari kesalahan itu dan menjadikan kesalahan itu sebagai pengalaman anda.
8.      Kapan dalam hidup anda, anda merasa gagal?
Bagaimana anda menyikapi kegagalan itu?
Ungkapkan bahwa kegagalan yang pernah anda alami, telah membuat diri anda jauh lebih baik dari sebelumnya. Contoh respon; ”saya merasa gagal saat saya tidak lolos seleksi masuk perguruan tinggi negeri pada tahun pertama dan akhirnya saya terpaksa bekerja dahulu. Namun, pada tahun kedua saya bisa masuk perguruan tinggi negeri dan tidak cuma itu, saya pun mampu membiayai kuliah saya sendiri hasil dari saya bekerja.”
9.      Seandainya di waktu yang bersamaan anda diterima di perusahaan lain yang lebih menjanjikan, apa keputusan anda?
Yakinkan pada pewawancara bahwa anda telah mantap untuk menjadi karyawan di perusahaan tersebut.
Contoh respon; ”Jujur saja, selama saya menjalani proses seleksi sejauh ini, saya dan mungkin juga teman-teman yang lain merasakan bahwa kami cukup diperlakukan dengan baik oleh para pegawai disini, dan setidaknya itu bisa menjadi gambaran bagaimana suasana kerja disini. Hal itu rasanya sudah cukup menjadi pertimbangan bagi saya dalam mengambil keputusan untuk tetap bertahan.”
10.  Bersediakah anda, jika ternyata perusahaan membutuhkan anda di bidang lain yang tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan anda ?
Ungkapkan bahwa sebenarnya anda lebih berharap ditempatkan pada posisi yang sesuai latar belakang pendidikan anda, namun juga tidak menolak mentah-mentah pekerjaan di  bidang lain yang ditawarkan.
Contoh respon; ”sebenarnya saya lebih suka ditempatkan pada posisi yang sesuai dengan latar belakang pendidikan saya karena di posisi itulah saya merasa mampu menunjukkan kinerja terbaik saya, namun jika terpaksa harus ditempatkan pada posisi lain maka saya akan tetap berusaha untuk menunjukkan kinerja terbaik saya dan tentunya saya butuh waktu dan bimbingan di posisi baru itu nantinya.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar