1.
Bagaimana anda
menggambarkan diri anda sendiri? Atau ceritakan tentang diri anda!
- Ceritakanlah tentang diri anda, tetapi bukan kisah hidup anda.
·
Berikan
penjelasan singkat, seperti tentang keluarga, riwayat pendidikan, target
jabatan yang ingin dicapai, pengalaman pada bidang pekerjaan yang anda lamar
dan latar belakang pendidikan yang berhubungan dengan posisi yang anda
inginkan, kemampuan/ keahlian yang dimiliki dan relevan dengan bidang pekerjaan
yang dilamar.
Contoh respon; saya Arief Nugroho, anak kedua
dari lima bersaudara, saya lahir di Cilacap 15 Desember 1985, orang tua saya
seorang karyawan swasta, saya menamatkan sekolah dasar di Lampung, sekolah
menengah di Lampung dan sekolah menengah atas di Purwokerto. Kemudian menamatkan
pendidikan tinggi di Universitas Jenderal Soedirman, jurusan Kesehatan
Masyarakat, spesifikasi dibidang keselamatan dan kesehatan kerja, saya pernah
mengikuti beberapa pelatihan, seperti ahli K3 umum, Teknik Isolasi serta pengalaman
magang di perusahaan pertambangan batu bara di Kalimantan Selatan. Saya mampu
menyusun JSA, HIRA, menguasai teknik investigasi insiden, menyampaikan safety
talk, memberikan induksi pada pegawai baru dan lain-lain.
2.
Dari mana anda tahu
ada lowongan di perusahaan ini?
Proaktif. jangan mengatakan dari pihak kedua atau ketiga.
Contoh respon; saya mendapatkan informasi
lowongan pekerjaan di perusahaan ini dari surat kabar atau internet misalnya.
3.
Kenapa anda melamar di
perusahaan ini?
- Jangan menjawab, karena belum dapat kesempatan di perusahaan lain. Itu bunuh diri namanya.
- Usahakan jawaban anda menyiratkan bahwa perusahaan tersebut adalah perusahaan yang sukses, solid dan anda memiliki harapan dapat bergabung di perusahaan tersebut.
Contoh respon; karena lowongan pekerjaan yang
perusahaan tawarkan sangat sesuai dengan keahlian yang saya miliki, kemudian setelah
saya membaca profil perusahaan ini di internet, saya rasa perusahaan ini cukup
sukses dan rasanya saya dapat mengembangkan diri saya disini.
4.
Apa kelebihan yang
anda miliki?
- Ceritakan kelebihan anda yang relevan dengan bidang pekerjaan yang anda lamar dan kemungkinan tidak dimiliki oleh kandidat lain.
Contoh respon; jika anda sarjana akuntansi
maka ceritakan jika anda pernah mengikuti pelatihan brevert A atau B sehingga memiliki
kemampuan dalam perpajakan dan dibuktikan dengan adanya sertifikat. Bisa juga
anda menambahkan kemampuan dibidang lain yang benar-benar anda kuasai dan mampu
menunjang pekerjaan anda nantinya, seperti kemampuan mengopersikan komputer
program-program tertentu, kemampuan bahasa asing, kemampuan presentasi,
kemampuan memimpin organisasi dan sebagainya.
5.
Apa kelemahan anda?
•
Ungkapkan kelemahan anda sebagai suatu hal yang positif.
Contoh respon; "Saya terkadang tidak sabar
dan hal itu membuat saya bekerja menjadi berlebihan.”
" Ketika saya sedang asyik bekerja, saya
biasanya lupa untuk beristirahat.”
”Karena saya perfeksionis. Saya selalu menemui
kesulitan dalam hal bekerjasama untuk menyelesaikan suatu pekerjaan, karena
saya khawatir orang lain tidak dapat menyelesaikannya sebaik saya.“
Kemukakan kelemahan anda dalam suatu bidang dan
juga berikan penyelesaiannya: "Saya mempunyai masalah dengan pengucapan,
jadi saya terbiasa membawa kamus sebagai pegangan."
Berikan alasan yang sederhana kepada pewawancara bahwa tidak ada
kelemahan anda yang akan membuat hasil pekerjaan anda tidak maksimal.
Beri pernyataan bahwa kelemahan anda itu adalah suatu kesalahan dan anda
telah belajar dari kesalahan itu dan telah belajar untuk mengatasinya.
“kadang saya memang pelupa, tetapi
beberapa waktu ini sudah membaik karena saya selalu mencatat segalanya di buku
agenda”. Atau “saya sering kesal kalau kerja dengan rekan yang lamban, tetapi
sebisanya kami berdiskusi bagaimana caranya menyelesaikan kerja dengan lebih
cepat”.
6.
Pernahkah anda
mempunyai konflik dengan pimpinan atau pengajar anda?
Pewawancara akan melihat apakah anda adalah
seseorang yang berkualitas atau calon pegawai yang biasa-biasa saja. Hati-hati,
jangan sampai jatuh ke dalam jebakan. Jangan terlalu sentimentil atau terbawa
perasaan, sehingga anda menceritakan semua masalah yang pernah terjadi dengan
pimpinan atau pengajar.
Dan jika anda benar-benar TIDAK pernah mempunyai
masalah, ceritakan bagaimana mengatasi jika anda bertemu dengan masalah.
Pewawancara hanya ingin mengetahui sikap anda ketika nantinya dalam pekerjaan
ternyata terjadi masalah dengan pimpinan.
Contoh respon: “Pernah, tetapi biasanya jika ada
sesuatu yang tidak pas/ada masalah, saya selalu mengajak diskusi secara
langsung dengan yang bersangkutan agar masalah tidak berlarut-larut. Dan sejauh
ini yang saya rasakan, cara tersebut sangat efektif.”
7.
Kenapa IPK anda tidak
terlalu tinggi?
Jangan menyangkalnya dan membuat-buat alasan,
seperti ”Dosennya sih pak yang sentimen sama saya, jadi saya dikasih D”.
Respon anda akan dapat mengubah nilai anda
sebagai calon pegawai.
Contoh respon; ”semasa kuliah saya sangat aktif
berorganisasi sehingga sedikit banyak mempengaruhi nilai saya, namun dengan itu
saya memiliki pengalaman yang banyak mengenai berorganisasi.”
”Saya bekerja sambilan semasa kuliah yang membuat nilai saya turun, namun
hal itu membuat saya mempunyai pengalaman tentang pekerjaan.”
Ungkapkan bahwa anda membuat beberapa kesalahan dan anda telah belajar
dari kesalahan itu dan menjadikan kesalahan itu sebagai pengalaman anda.
8.
Kapan dalam hidup
anda, anda merasa gagal?
Bagaimana anda menyikapi kegagalan itu?
Bagaimana anda menyikapi kegagalan itu?
Ungkapkan bahwa
kegagalan yang pernah anda alami, telah membuat diri anda jauh lebih baik dari
sebelumnya. Contoh respon; ”saya merasa gagal saat saya tidak lolos seleksi
masuk perguruan tinggi negeri pada tahun pertama dan akhirnya saya terpaksa
bekerja dahulu. Namun, pada tahun kedua saya bisa masuk perguruan tinggi negeri
dan tidak cuma itu, saya pun mampu membiayai kuliah saya sendiri hasil dari
saya bekerja.”
9.
Seandainya di waktu
yang bersamaan anda diterima di perusahaan lain yang lebih menjanjikan, apa
keputusan anda?
Yakinkan pada pewawancara bahwa anda telah mantap untuk menjadi karyawan di
perusahaan tersebut.
Contoh respon; ”Jujur saja, selama saya menjalani proses seleksi sejauh
ini, saya dan mungkin juga teman-teman yang lain merasakan bahwa kami cukup
diperlakukan dengan baik oleh para pegawai disini, dan setidaknya itu bisa
menjadi gambaran bagaimana suasana kerja disini. Hal itu rasanya sudah cukup
menjadi pertimbangan bagi saya dalam mengambil keputusan untuk tetap bertahan.”
10.
Bersediakah anda, jika
ternyata perusahaan membutuhkan anda di bidang lain yang tidak sesuai dengan
latar belakang pendidikan anda ?
Ungkapkan bahwa sebenarnya anda lebih berharap ditempatkan pada posisi yang
sesuai latar belakang pendidikan anda, namun juga tidak menolak mentah-mentah
pekerjaan di bidang lain yang
ditawarkan.
Contoh respon; ”sebenarnya saya lebih suka ditempatkan pada posisi yang
sesuai dengan latar belakang pendidikan saya karena di posisi itulah saya
merasa mampu menunjukkan kinerja terbaik saya, namun jika terpaksa harus
ditempatkan pada posisi lain maka saya akan tetap berusaha untuk menunjukkan
kinerja terbaik saya dan tentunya saya butuh waktu dan bimbingan di posisi baru
itu nantinya.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar