Sabtu, 07 Mei 2016

Trik Membuat Surat Lamaran Kerja



M
embuat surat lamaran kerja sepintas terlihat mudah dan tidak terlalu penting. Namun, sebenarnya menulis surat lamaran memerlukan konsep, etika, daya tarik dan keindahan. Sebab, isi surat lamaran dan kelengkapannya secara tidak langsung mencerminkan sikap dan kepribadian anda.  Banyak perusahaan yang memandang surat lamaran atau cover letter sebagai bagian terpenting dari seluruh dokumen lamaran anda. Karena itu penting sekali bagi anda untuk menuliskan surat lamaran yang baik, meskipun belum ada aturan yang benar-benar baku mengenai tata cara penulisan surat lamaran kerja.
Beberapa hal yang perlu anda perhatikan ketika membuat surat lamaran :
1.      Surat harus efektif
Surat lamaran harus menarik perhatian si penerima sehingga harus ditulis dengan efektif. Jika surat ditulis secara efektif, kemungkinan mendapat balasan sangat besar. 
Rasanya sudah tidak sesuai, jika kalimat pembuka surat lamaran menggunakan kalimat seperti berikut ini:
o   Berdasarkan informasi yang saya peroleh dari surat kabar X mengenai perusahaan bapak yang membutuhkan karyawan………..
o   Menanggapi iklan lowongan kerja yang saya dapatkan dari…….
o   Sehubungan dengan perusahaan bapak yang membuka lowongan pekerjaan untuk posisi X, maka saya :
Nama : Bejo
Pendidikan : Sarjana Ekonomi
Alamat : Jl. Kuburan Gg. Mistis No.13
Bermaksud melamar sebagai..................
Contoh tersebut bukanlah salah, hanya saja terlalu bertele-tele (mengulangi sesuatu yang tidak penting) dan sudah sering digunakan oleh para pencari kerja. Jika anda menggunakannya kembali, maka anda akan terkesan kurang kreatif. Mungkin sudah nasib kita jadi bangsa terjajah, sekarang kita mau tidak mau mengadopsi surat gaya Amerika, yaitu surat yang menggunakan bahasa to the point, lugas, langsung ke inti/tidak bertele-tele, tidak mengulangi sesuatu yang tidak penting dan sebagainya.
2.      Impresif
Bila anda mencantumkan posisi yang anda kehendaki, tunjukkan jati diri anda bahwa anda menguasai banyak hal untuk posisi pekerjaan yang ditawarkan. Jangan sampai perekrut mendapat kesan misterius (apalagi horror) setelah membaca surat lamaran anda. Isi surat usahakan memunculkan kesan simpatik, penuh dedikasi, tetapi tidak terkesan menyombongkan diri.
3.      Kesan Individual
Jika anda berencana mengirimkan lamaran ke berbagai perusahaan, pastikan menuliskan nama perusahaan yang benar pada surat lamaran anda. Selain itu juga, jika anda membuat surat lamaran yang ditujukan pada seseorang, maka gunakan nama dan jabatan yang tepat dan spesifik.
4.      Batasi isi surat
Bagian HRD/BSDM adalah bagian yang sibuk. Selain harus menyortir surat yang masuk, mereka juga harus mengambil keputusan yang cepat mengenai siapa pelamar yang memenuhi kualifikasi dan mana yang tidak. Untuk itu, buatlah surat lamaran yang ringkas, padat, tapi tepat sasaran. Jangan menulis surat lamaran lebih dari 1 halaman. Perusahaan mungkin menerima puluhan, bahkan ratusan surat lamaran. Surat lamaran yang terlalu panjang tidak efektif.

5.      Gunakan bahasa yang umum dan enak dibaca
Gunakan bahasa yang benar, sopan, dan mudah diingat. Perlu diingat, bahasa mencerminkan kepribadian. Gunakan bahasa yang mudah dimengerti (umum).
6.      Gunakan bahasa Indonesia saja
Jika tidak diminta, gunakanlah bahasa Indonesia saja, terutama jika kemampuan bahasa Inggris anda kurang baik alias pas-pasan seperti saya he.... Namun, jika kemampuan bahasa Inggris anda baik, maka tidak ada salahnya menulis lamaran dalam bahasa Inggris dan itu akan menjadi point plus buat anda.
7.      Isi
Pembuka surat langsung “to the point” berisi tentang data pribadi dan pendidikan terakhir.
Kemudian paragraf kedua berisi tentang kemampuan/keahlian, pelatihan/prestasi yang relevan dengan pekerjaan yang anda lamar.
Yang ketiga, berisi personality attitude (kepribadian), seperti dapat bekerja di bawah tekanan, jujur, dapat bekerja dengan target dan sebagainya yang relevan dengan posisi pekerjaan yang dilamar, serta dengan pengulangan yang menguatkan bahwa andalah kandidat terbaik untuk posisi tersebut. Kemudian cantumkan beberapa lampiran yang membuktikan hal-hal yang anda tulis di paragraf sebelumnya, seperti transkrip nilai, sertifikat pelatihan, sertifikat TOEFL, dll.
Penutup : ingatkan pembaca/perekrut bahwa anda mempunyai keinginan kuat untuk diterima dan andalah kandidat yang terbaik, serta siap dipanggil kapan pun untuk menjalani tes selanjutnya.
Perlu diingat :
Anda tidak perlu merendahkan diri sampai memohon-mohon kepada pihak perusahaan agar anda diterima, seolah-olah tak ada pekerjaan lain untuk anda. Anda harus memposisikan diri sebagai orang yang kuat (berkarakter) dan punya kualitas (punya harga diri). Jadi jangan gunakan kata-kata seperti berikut ini:
Besar harapan saya agar diterima di perusahaan bapak…..
Saya sangat mengharapkan kiranya diterima…….
Saya mohon agar surat lamaran ini diterima…….
Jangan mengharapkan rasa belas kasihan dalam surat anda, karena pada kenyataannya perekrut lebih menyukai orang-orang yang kreatif, memiliki integritas, tangguh, berkarakter dan sebagainya. Misal, saya yakin dapat berkontribusi besar pada perusahaan dengan kemampuan yang saya miliki. Dan jika anda memiliki yang demikian itu, maka bukan hal yang mustahil andalah kandidat yang paling pantas mendapatkan posisi tersebut. Semoga…..
8.      Jika tidak diminta, JANGAN mencantumkan gaji
9.      Jangan terlalu banyak menggunakan singkatan (bahasa SMS)
10.  Rapi dan Bersih
Surat lamaran yang bersih dan rapi akan mudah dibaca. Hindari menggunakan tip-x atau sejenisnya.
11.  Evaluasi
Tiap kali anda mengirimkan surat lamaran, tidak ada salahnya jika anda membuat salinan atau copy-nya. Berikan catatan jika ternyata anda dipanggil, tes apa yang diberikan dan bagaimana dengan tes-nya. Evaluasi kelebihannya untuk anda tingkatkan dan pelajari kekurangannya untuk anda perbaiki.
12.  Unik
Tampilan surat lamaran anda sebaiknya dibuat dengan sedikit sentuhan seni untuk menarik minat perekrut. Hal ini cukup ampuh untuk memperbaiki mood bagian HRD yang terkadang bosan menerima surat dengan format yang itu-itu saja. Buat diri anda berbeda dari kandidat lain, tapi jangan berlebihan sehingga nilai-nilai kesopanan terabaikan. Rasanya lebih mudah menemukan sebuah apel dari setumpukan jeruk.
Anda akan mudah dikenali jika anda berbeda dari yang lain…..come on……Don’t be follower…….
……Dan jangan lupa mencantumkan tanda tangan anda di akhir surat lamaran.
13.  Proof Read
Proof read artinya membaca kembali seluruh tulisan anda dan memastikan semuanya sudah benar. Pastikan tidak ada kesalahan pengejaan, tidak ada kata-kata yang diulang atau repetitif yang tidak perlu dan tata bahasa (grammar) yang digunakan sesuai. Dalam program MS Word anda bisa menggunakan spell and grammar checker, gunakanlah. "Suatu kesalahan dalam ejaan saja bisa menyebabkan anda kehilangan kesempatan yang penting untuk memperoleh pekerjaan". Maaf kalau kata-kata itu cukup berlebihan, karena tak jarang kesuksesan besar bisa gagal oleh hal kecil.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar