|
M
|
embuat surat lamaran kerja sepintas terlihat mudah dan
tidak terlalu penting. Namun, sebenarnya menulis surat lamaran memerlukan
konsep, etika, daya tarik dan keindahan. Sebab, isi surat lamaran dan
kelengkapannya secara tidak langsung mencerminkan sikap dan kepribadian anda. Banyak perusahaan yang memandang surat lamaran
atau cover letter sebagai bagian
terpenting dari seluruh dokumen lamaran anda. Karena itu penting sekali bagi
anda untuk menuliskan surat lamaran yang baik, meskipun belum ada aturan yang benar-benar
baku mengenai tata cara penulisan surat lamaran kerja.
Beberapa hal yang perlu anda perhatikan ketika membuat surat lamaran :
1. Surat harus efektif
Surat lamaran harus menarik perhatian si penerima sehingga harus ditulis dengan
efektif. Jika surat ditulis secara
efektif, kemungkinan mendapat balasan sangat besar.
Rasanya sudah tidak sesuai, jika kalimat pembuka surat
lamaran menggunakan kalimat seperti berikut ini:
o
Berdasarkan informasi yang saya peroleh dari surat kabar X mengenai
perusahaan bapak yang membutuhkan karyawan………..
o
Menanggapi iklan lowongan kerja yang saya dapatkan dari…….
o
Sehubungan dengan perusahaan bapak yang membuka lowongan pekerjaan untuk
posisi X, maka saya :
Nama : Bejo
Pendidikan : Sarjana Ekonomi
Alamat : Jl. Kuburan Gg. Mistis No.13
Bermaksud melamar sebagai..................
Contoh tersebut bukanlah salah, hanya saja terlalu
bertele-tele (mengulangi sesuatu yang tidak penting) dan sudah sering digunakan
oleh para pencari kerja. Jika anda menggunakannya kembali, maka anda akan terkesan kurang kreatif. Mungkin
sudah nasib kita jadi bangsa terjajah, sekarang kita mau tidak mau mengadopsi
surat gaya Amerika, yaitu surat yang menggunakan bahasa to the point, lugas, langsung ke inti/tidak bertele-tele, tidak mengulangi
sesuatu yang tidak penting dan sebagainya.
2. Impresif
Bila anda mencantumkan posisi yang anda kehendaki, tunjukkan jati diri
anda bahwa anda menguasai banyak hal untuk posisi pekerjaan yang ditawarkan. Jangan
sampai perekrut mendapat kesan misterius (apalagi horror) setelah membaca surat lamaran anda. Isi surat usahakan memunculkan
kesan simpatik, penuh dedikasi, tetapi tidak terkesan menyombongkan diri.
3. Kesan Individual
Jika anda berencana mengirimkan lamaran ke berbagai perusahaan, pastikan
menuliskan nama perusahaan yang benar pada surat lamaran anda. Selain itu juga, jika
anda membuat surat
lamaran yang ditujukan pada seseorang, maka gunakan nama dan jabatan yang tepat
dan spesifik.
4. Batasi isi surat
Bagian HRD/BSDM adalah bagian yang sibuk. Selain harus menyortir surat yang masuk, mereka
juga harus mengambil keputusan yang cepat mengenai siapa pelamar yang memenuhi
kualifikasi dan mana yang tidak. Untuk itu, buatlah surat lamaran yang ringkas, padat, tapi tepat
sasaran. Jangan menulis surat lamaran lebih dari 1
halaman. Perusahaan mungkin menerima
puluhan, bahkan ratusan surat lamaran. Surat lamaran yang terlalu panjang tidak
efektif.
5.
Gunakan bahasa yang umum dan enak dibaca
Gunakan bahasa yang benar, sopan, dan mudah
diingat. Perlu diingat, bahasa
mencerminkan kepribadian. Gunakan bahasa yang mudah dimengerti (umum).
6.
Gunakan bahasa Indonesia saja
Jika tidak diminta, gunakanlah bahasa Indonesia
saja, terutama jika kemampuan bahasa Inggris anda kurang baik alias pas-pasan
seperti saya he.... Namun, jika kemampuan bahasa Inggris anda baik, maka tidak
ada salahnya menulis lamaran dalam bahasa Inggris dan itu akan menjadi point
plus buat anda.
7. Isi
Pembuka surat langsung “to the point” berisi tentang data
pribadi dan pendidikan terakhir.
Kemudian
paragraf kedua berisi tentang kemampuan/keahlian, pelatihan/prestasi yang
relevan dengan pekerjaan yang anda lamar.
Yang ketiga,
berisi personality attitude
(kepribadian), seperti dapat bekerja di bawah tekanan, jujur, dapat bekerja
dengan target dan sebagainya yang relevan dengan posisi pekerjaan yang dilamar,
serta dengan pengulangan yang menguatkan bahwa andalah kandidat terbaik untuk
posisi tersebut. Kemudian cantumkan beberapa lampiran yang membuktikan hal-hal
yang anda tulis di paragraf sebelumnya, seperti transkrip nilai, sertifikat
pelatihan, sertifikat TOEFL, dll.
Penutup :
ingatkan pembaca/perekrut bahwa anda mempunyai keinginan kuat untuk diterima
dan andalah kandidat yang terbaik, serta siap dipanggil kapan pun untuk
menjalani tes selanjutnya.
Perlu diingat :
Anda tidak perlu merendahkan diri sampai memohon-mohon kepada pihak
perusahaan agar anda diterima, seolah-olah tak ada pekerjaan lain untuk anda. Anda
harus memposisikan diri sebagai orang yang kuat (berkarakter) dan punya
kualitas (punya harga diri). Jadi jangan gunakan kata-kata seperti berikut ini:
Besar harapan saya agar diterima di perusahaan bapak…..
Saya sangat mengharapkan kiranya diterima…….
Saya mohon agar surat
lamaran ini diterima…….
Jangan mengharapkan rasa belas kasihan dalam surat anda, karena pada kenyataannya perekrut
lebih menyukai orang-orang yang kreatif, memiliki integritas, tangguh,
berkarakter dan sebagainya. Misal, saya yakin dapat berkontribusi besar pada
perusahaan dengan kemampuan yang saya miliki. Dan jika anda memiliki yang
demikian itu, maka bukan hal yang mustahil andalah kandidat yang paling pantas
mendapatkan posisi tersebut. Semoga…..
8.
Jika tidak diminta, JANGAN mencantumkan gaji
9.
Jangan terlalu banyak menggunakan singkatan (bahasa SMS)
10. Rapi dan Bersih
Surat lamaran yang bersih dan rapi akan mudah dibaca. Hindari menggunakan tip-x atau sejenisnya.
11. Evaluasi
Tiap kali anda mengirimkan surat lamaran, tidak ada
salahnya jika anda membuat salinan atau copy-nya. Berikan catatan jika ternyata
anda dipanggil, tes apa yang diberikan dan bagaimana dengan tes-nya. Evaluasi
kelebihannya untuk anda tingkatkan dan pelajari kekurangannya untuk anda
perbaiki.
12. Unik
Tampilan surat
lamaran anda sebaiknya dibuat dengan sedikit sentuhan seni untuk menarik minat
perekrut. Hal ini cukup ampuh untuk memperbaiki mood bagian HRD yang terkadang
bosan menerima surat
dengan format yang itu-itu saja. Buat diri anda berbeda dari kandidat lain,
tapi jangan berlebihan sehingga nilai-nilai kesopanan terabaikan. Rasanya lebih
mudah menemukan sebuah apel dari setumpukan jeruk.
Anda akan mudah dikenali jika anda berbeda dari yang lain…..come
on……Don’t be follower…….
……Dan jangan lupa mencantumkan
tanda tangan anda di akhir surat
lamaran.
13. Proof Read
Proof read artinya membaca kembali seluruh tulisan anda dan memastikan
semuanya sudah benar. Pastikan tidak ada kesalahan pengejaan, tidak ada kata-kata
yang diulang atau repetitif yang tidak perlu dan tata bahasa (grammar) yang digunakan sesuai. Dalam
program MS Word anda bisa menggunakan spell
and grammar checker, gunakanlah. "Suatu kesalahan dalam ejaan saja
bisa menyebabkan anda kehilangan kesempatan yang penting untuk memperoleh
pekerjaan". Maaf kalau kata-kata itu cukup berlebihan, karena tak jarang
kesuksesan besar bisa gagal oleh hal kecil.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar