1.
Bagaimana anda menyelesaikan suatu permasalahan yang muncul tiba-tiba ?
Contoh respon; ”Tetap
tenang sambil memikirkan solusi yang terbaik.”
2.
Apakah anda punya jiwa
kompetitif?
Contoh respon; “Iya, saya punya itu. Menurut saya,
sifat kompetitif itu diperlukan agar bisa sukses di lingkungan korporat. Namun
dengan sifat kompetitif ini bukan berarti berkompetisi secara ganas dengan
rekan kerja untuk mendapatkan pengakuan, kenaikan gaji atau promosi. Bila saya
bekerja dengan baik dan selalu memberikan upaya terbaik, saya yakin imbalannya
pasti akan datang.
Yang penting,
kompetisi terbesar adalah dengan diri saya sendiri. Maksudnya, saya selalu berusah
memecahkan rekor pribadi saya sendiri untuk melakukan sesuatu dengan lebih baik
atau lebih cepat dari yang sudah pernah saya lakukan.”
3. Dalam situasi atau kondisi seperti apa, anda memiliki kemungkinan paling
besar untuk berbuat kesalahan ?
Contoh respon; ”Situasi
mendesak, sehingga kurang teliti dan memungkinkan beberapa hal terlewatkan.”
4.
Keputusan apa yang terasa sulit bagi anda ? Berikan Contohnya !
Contoh respon; ”Memilih
1 dari 2 hal yang terbaik atau 1 dari 2
hal yang terburuk. Misalnya, menjaga kepuasan pelanggan dengan mengganti
kerugiannya atau menghindari kerugian tetapi pelanggan kita terancam pergi.”
5. Berapa banyak waktu yang anda habiskan bersama keluarga?
Contoh respon; “Saya
rasa saya biasa menghabiskan waktu yang cukup dengan keluarga saya. Bagi saya,
keluarga itu penting. Adalah keterikatan yang kuat dengan keluarga yang membuat
saya amat temotivasi untuk sukses dalam karir. Keluarga saya adalah inpsirasi
saya dalam bekerja keras.
Saya juga miliki
tanggung jawab yang besar pada pekerjaan saya, seperti halnya tanggung jawab
saya pada keluarga. Dan hal ini telah dimengerti dengan baik oleh keluarga
saya. Keluarga saya memahami bahwa saya memiliki komitmen profesional yang
harus dijaga terkait dengan karir dan pekerjaan.”
6.
Pertanyaan
"aneh"
Jawaban dari pertanyaan ini akan memberikan gambaran bagi si pewawancara
untuk mengetahui kepribadian calon karyawan, termasuk juga motivasi serta
kekuatannya.
Bila anda diberi pertanyaan seperti ini, jangan panik. Tarik napas dan tenangkan diri sebelum menjawabnya. Ingatlah bahwa tidak
ada jawaban "benar atau salah" untuk pertanyaan ini. Terkadang
pertanyaan ini juga dilontarkan untuk melihat reaksi anda dan bagaimana anda
mengatasi hal-hal tak terduga. Misalnya, bagaimana pendapat anda ketika melihat
seorang pengusaha yang mengkoleksi mobil-mobil mewah, padahal banyak rakyat
kita yang justru hidup kesusahan?
7.
Apakah hobi anda ?
Pertanyaan tentang hobi kelihatannya sepele, tapi jika anda tidak hati-hati
maka anda akan dibuat mati kutu.
Jika anda hobi membaca maka harus jelas, membaca apa (kalau buku jenis apa)
dan pastikan anda paham sebagian besar apa yang pernah anda baca. Contoh,
membaca novel, judul apa yang paling anda suka, bagian menariknya dimana, siapa
pengarangnya, dll.
Sialnya, jika si pewawancara secara kebetulan memiliki hobi yang sama
dengan anda, maka pastinya akan ada banyak hal yang ia tanyakan. Oleh sebab
itu, jujurlah pada diri sendiri, jangan mengatakan hal yang sebenarnya bukan
hobi anda. Aneh rasanya, jika kita bingung dengan jawaban kita sendiri atau
hobi kita sendiri.
8.
Bagaimana saya
mempersiapkan diri untuk pertanyaan yang belum pernah saya dengar sebelumnya?
Jangan asal memberikan jawaban. Yang harus anda lakukan :
- Berpikirlah sebentar untuk menentukan jawaban yang cocok. Dengarkan pertanyaannya dengan seksama.
- Jangan memikirkan jawaban anda pada saat pewawancara masih berbicara.
- Tawarkan diri anda! Tunjukkan kelebihan anda yang akan sangat berguna bagi perusahaan tersebut.
- Fokus pada pengalaman kerja, kursus atau kualifikasi pribadi yang akan memberikan nilai tambah pada pekerjaan tersebut.
- Tawarkan sesuatu. Bicarakan bahwa anda akan memberikan kontribusi yang besar kepada organisasi. Yakinkan bahwa anda dapat menyelesaikan masalah dan memenuhi tuntutan perusahaan.
- Bersikap tegaslah. Ini berarti bukan agresif, tapi yakin akan kemampuan anda.
- Jangan mengkritik. Jangan menjatuhkan perusahaan sebelumnya, atasan di perusahaan terdahulu atau teman kerja. Hal ini hanya akan memberikan nilai negatif kepada anda.
- Jujurlah apabila ada hal yang belum pernah anda kerjakan sebelumnya. Tapi, jangan meminta maaf dan fokuslah pada atribut yang anda miliki.
9.
Saya tidak tahu apa
yang harus saya tanyakan ketika pewawancara menanyakan saya “Apakah anda punya
pertanyaan?”
•
Apakah anda ingin
wawancara tersebut cepat berakhir? Jangan menanyakan hal yang berhubungan
dengan pekerjaan yang ditawarkan. Perhatikan bahwa wawancara adalah komunikasi
dua arah. Jangan tanyakan apapun yang bisa memberi kesan bahwa anda tidak
tertarik dan kurang inisiatif. Pertanyaan ini hampir pasti ditanyakan pada sesi
terakhir, untuk itu persiapkanlah pertanyaan yang ingin anda ketahui.
Pertanyaan-pertanyaan yang bisa anda tanyakan :
•
Bisakah anda
mendeskripsikan kandidat yang cocok untuk posisi ini?
•
Kapan anda bisa
mengambil keputusan ?
•
Apakah ada lowongan
baru atau mengapa posisi ini ditawarkan/kosong ?
•
Bagaimana
gaya manajemen
pimpinan ?
•
Apakah perusahaan
menyediakan pendidikan berkelanjutan ?
•
Apakah
ada evaluasi reguler terhadap performance karyawan ?
•
Apakah ada periode
pelatihan ? dan oleh siapa ?
•
Apakah banyak pegawai
yang masih bertahan di perusahaan ini ?
10. Ceritakan kegiatan anda di waktu
senggang?
Contoh respon; ”Ketika
ada waktu senggang saya lebih suka membersihkan rumah, membaca dan bersantai.
Tapi terkadang saya mengundang teman-teman ke rumah untuk sekedar ngobrol dan
makan-makan.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar