Sabtu, 07 Mei 2016

Strategi Mencari Lowongan Kerja



Untuk menjadi pemenang, anda butuh lebih dari sekedar kepintaran, tapi juga perencanaan dan strategi. Berikut strategi mencari lowongan pekerjaan :
1)      Persiapkan berkas lamaran anda selengkap-lengkapnya, yang bisa menunjukkan bahwa anda memang siap kerja, bukan cuma layak bidang ilmu, tapi juga siap secara mental dan kepribadian alias cerdas bekerja.
Untuk mahasiswa yang berdomisili jauh dari kampus (luar kota), saya sarankan untuk melegalisir ijasah dan transkrip nilai dalam jumlah banyak, agar anda tidak perlu repot bolak-balik ke kampus (terserah kalau anda memang hobi ke kampus). Biasanya untuk sekali legalisir, kita dibatasi maksimal 10 lembar. Untuk itu, anda harus beberapa kali legalisir, kloter pertama 10 lembar (10 lembar ijasah dan 10 lembar transkrip), beberapa hari kemudian kloter kedua 10 lembar lagi, dan terakhir kloter ketiga 10 lembar. Dengan jumlah sebanyak itu, saya pikir sudah cukup untuk berjaga-jaga (karena kita tidak tahu pada lamaran ke berapa anda akan diterima bekerja). Selain itu, penuhi/urus semua surat yang dibutuhkan terkait dengan pihak  kampus dimana anda kuliah. Tambahan, jika sasaran anda adalah CPNS, maka buatlah Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) hingga tingkat Polres dan Kartu Kuning/Kartu Pencari Kerja di kantor Depnakertrans di tempat tinggal anda sesegera mungkin. Lowongan kerja sebagai CPNS akan banyak tersedia mendekati akhir tahun, biasanya mulai bulan Oktober. Oleh sebab itu, persiapkan semuanya secara matang dan lebih awal. Karena pastinya akan banyak pencari kerja mengurus surat-surat yang sama.
2)      Aktif
Jangan hanya menunggu, gunakan banyak media. Kirim lamaran, mesikpun tidak ada lowongan. Tanyakan kepada teman atau kenalan anda, mengenai informasi lowongan di tempat kerja mereka (silaturahmi membuka pintu rejeki).
3)      Jangan membatasi bidang pekerjaan tertentu saja (hanya sesuai background pendidikan), tetapi jika anda bisa/mau lebih fleksibel alangkah baiknya, setidaknya untuk mencari pengalaman terlebih dahulu sambil mencari kesempatan untuk dapat bekerja di tempat kerja impian. Contoh pekerjaan yang bisa dimasuki semua jurusan, diantaranya pegawai bank, bagian administrasi, costumer services officer (CSO), kru kabin (pramugari), dll. Anda juga bisa melamar pada perusahaan yang membuka program management trainee, yaitu  sistem penerimaan karyawan dimana setiap calon karyawan yang diterima diharuskan mengikuti pendidikan yang diselenggarakan oleh pihak perusahaan (gratis) hingga jangka waktu tertentu, kemudian baru diangkat menjadi karyawan tetap di perusahaan tersebut. Banyak perusahaan swasta, bank dan BUMN yang membuka program semacam ini. Biasanya untuk semua jurusan/latar belakang pendidikan.
4)      Proaktif
Tanya kabar lowongan yang telah anda ajukan, jika gagal tanya alasannya (tapi biasanya sulit mendapatkan jawabannya).
Peringatan ! Jika anda telah bekerja dan ingin mencari pekerjaan di tempat/perusahaan baru yang lebih menjanjikan, saya sarankan agar anda tidak mengambil  resiko terlalu besar/nekat. Jangan melepas/berhenti dari pekerjaan yang lama sebelum anda benar-benar mendapatkan kepastian pekerjaan di tempat/perusahaan  yang baru. Dan perlu diingat, ketika anda diharuskan ijin kerja untuk mengikuti tes di tempat/pekerjaan baru, saya sarankan agar anda jangan terlalu jujur. Pengalaman saya, pihak manajemen di perusahaan lama akan mengecap ada sebagai pekerja yang tidak loyal/penghianat, jika mereka sampai tahu bahwa anda punya niat untuk keluar dalam waktu dekat. Jadi, sebisa mungkin cari alasan yang tepat dan jangan pernah bercerita kepada orang lain, siapa pun dia terutama rekan kerja, agar rahasia anda tetap terjaga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar